ARUNG LAUT PULAU BINTAN

Pertengahan tahun 1999 dimulai persiapan untuk melaksanakan Ekspedisi Kayak untuk keliling Pulau Bintan, persiapan dilakukan semua. Job-Dis diberikan dengan jelas. Direncanakan 12-17 Agustus 2000 MAPA Gunadarma akan melaksanakan Ekspedisi Kayak Keliling Pulau Bintan menggunakan Perahu Kayak (Dayung Cano). Pemilihan atlit pun dilakukan, dan sebanyak 10 atlit MAPA Gunadarma terpilih untuk mulai pelatihan, ke-10 atlit terdiri dari 3 putri dan 7 putra, persiapan matang atlit mulai dilakukan mengingat para atlit tidak mempunyai pengalaman dalam berdayung.

Satu tahun persiapan atlit, mulai dari teori untuk mengenal cara dayung, rescue, dan antraksi (eskimo roll). Stamina pun dipersiapkan dengan latihan olahraga rutin. Untuk lebih meningkatkan pengetahuan tentang dayung dan bagaimana cara dayung yang bagus, para atlit di beri pelatihan dengan kerjasama dari ISTN Dayung Club, setelah dari itu untuk lebih memahami teknik dayung dan kondisi serta pemahaman tentang laut, para atlit di latih dan dikarantina (TC) di Pondok Dayung selama 1 bulan dan dibina langsung oleh KOPASKA (Komando Pasukan Katak) TNI-AL. Selama di Pondok Dayung, pembinaan atlit diberikan sesuai dengan kapasitasnya, sebelumnya para atlit wajib untuk melakukan Medical Check, sehingga nantinya dalam pembinaan yang diberikan oleh para pelatih dapat berjalan dengan baik. Setelah melakukan Medical Check, 1 orang atlit putri dibatalkan ikut serta dikarenakan kondisi nya kesehatan yang tidak memungkinkan. Pembinaan di Pondok Dayung seperti renang, water trappan, fitness, dayung darat, dayung laut, semua nya terasa sekali bermanfaat untuk Ekspedisi.

Sebelum pelaksanaan, diputuskan untuk merubah judul kegiatan, tadinya Ekspedisi Kayak Keliling Pulau Bintan dirubah menjadi Arung Laut Pulau Bintan, dengan tujuan yang sama. Dan dua minggu sebelum pelaksanaan di Pulau Bintan, para team sudah berada di Pulau Bintan untuk penyesuaian kondisi dan pengenalan kondisi laut dengan tetap melakukan latihan-latihan. Selama pelatihan dan pelaksanaan para atlit tetap didampingi oleh Team dari KOPASKA.

Akhirnya dengan diiringi gerimis, Tanggal 12 Agustus 2000, Arung Laut Pulau Bintan Tahun 2000 dilepas oleh Ibu Suryatati A Manan sebagai Walikota Kota Administratif Tanjungpinang ketika itu dan juga didampingi oleh DPRD dan para Muspida. Arung Laut Pulau Bintan ini juga terlaksana atas kerjasama dari LANAL TPI (Sekarang LANTAMAL IV TANJUNGPINANG) sebagai pendukung utama kegiatan. Selama pelaksanaan Arung Laut, tim MAPA GUNADARMA dibantu juga pendayung-pendayung dari Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam PODSI LANAL sebagai pendamping. Untuk Jalur Pertama menempuh Tanjungpinang - Kijang, 13 Agustus 2000 dari Kijang menuju Trikora, 14 Agustus 2000 dari Trikora Menuju Lagoi, 15 Agustus 2000 dari Lagoi Menuju Tanjung Uban, 16 Agustus 2000 dari Tanjung Uban menuju Tanjungpinang ke Pulau Penyengat, dan 17 Agustus 2000 dari Pulau Penyengat menuju Kota Tanjungpinang, dan sampai di Kota Tanjungpinang disambut Komandan LANAL Tanjungpinang Bapak Kolonel Laut (P) Sjamsumar Hadianto, kemudian diteruskan dengan mengikuti Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2000.

Team Arung Laut Pulau Bintan MAPA GUNADARMA terdiri dari : BoTHe, Togil, Doso, Eko Bonyok, Eko Tembem, Gaper, Yoni (putri), Desi (putri), Eko Tablo, Marwan, Iman, Ipeh (putri), Bandit, Werpack, Ijul (Simpatisan).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANTUN UNTUK ACARA PERKAWINAN ADAT MELAYU

PANTUN TEPUNG TAWAR

MIE REBUS, MIE KUAH ATAU MIE LENDIR