AKU JADI PNS

Hari ini seluruh Kota dan Kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) termasuk Provinsi Kepri mengumumkan kelulusan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Koran diserbu peserta tes CPNS, dikantor pun suasana ramai, melihat hasil tes kelulusan, melihat untuk dirinya sendiri, atau saudaranya atau juga teman. Dari sekian ribu para pelamar di masing-masing wilayah, yang diterima hanya sekian ratus, merupakan suatu kebanggaan dapat lulus menjadi CPNS, yang berarti masa depan atau masa tua nanti akan terjamin (pensiun). Dan mungkin juga salah satu tujuan utama para pelamar adalah pensiun ini, yang artinya akan mendapat tanggungan pemerintah tanpa kerja apapun.
Bahkan demi untuk menjadi seorang aparat pemerintah ini sanggup mengeluarkan biaya sekian juta sampai puluhan juta dan tidak jarang juga terjerat dalam lingkaran penipuan. Status sebagai PNS menjadi idaman, beberapa caleg di Sumbar sanggup mengundurkan diri setelah mengetahui dirinya diterima menjadi PNS. Ini menunjukkan PNS adalah mayoritas utama dalam mencari pekerjaan. Demonstrasi juga dilakukan menuntut untuk segera diangkat menjadi PNS. Demi untuk menjadi PNS kampung halaman pun sanggup ditinggalkan karena melihat peluang di daerah lain, ini disebabkan melamar menjadi PNS terbuka untuk seluruh Indonesia di daerah manapun sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan. Sebegitu besarnya niat dan harapan menjadi PNS dan salah satu alasannya seperti yang sudah disebutkan tadi yaitu Jaminan Hari Tua (Pensiun). Dengan diangkatnya PNS berarti Pemerintah harus menyiapkan anggaran untuk gaji dan pensiun. Begitu dan begitu terus setiap tahunnya, dan anggaran pun akan semakin bertambah setiap tahunnya. Itu belum termasuk lagi memberikan pelatihan-pelatihan bagi CPNS baru dalam berbagai bidang, karena tidak dapat dijamin bahwa CPNS yang baru adalah tenaga kerja siap pakai, ini dikarenakan kelulusan tes CPNS hanya berdasarkan hasil nilai ujian teori. Berbeda bila melamar pekerjaan di swasta profesional yang harus melalui beberapa tes, dan training sementara waktu kemudian diangkat menjadi karyawan.

Pensiun mungkin alasan yang paling utama pagi para pelamar CPNS, dimana hari tua nanti, tanpa mengeluarkan tenaga sedikitpun akan tetap mendapat gaji. Dan berbanding terbalik dengan masyarakat yang harus membongkar-bongkar bak sampah mencari barang yang berguna untuk mencukupi kebutuhan hidup. PNS pun dapat dijadikan komoditas politik dengan iming-iming kenaikan gaji PNS sehingga dapat terpilih kembali. Belum ada calon pemimpin negeri ini yang berani dan punya program untuk penghapusan dana pensiun bagi para aparat pemerintah ini dan berpikiran bahwa kerja menjadi PNS adalah pekerja biasa selayaknya bekerja di swasta. Apabila sudah seperti ini, apakah masih ribuan lagi pelamar minat menjadi PNS ?? tidak ada yang tahu tidak ada yang menduga, karena belum pernah terjadi.

Apapun yang terpikirkan, patut diucapkan selamat kepada para calon aparat pemerintah, berikan tenaga dan pikiran untuk bangsa dan negara, karena aparat pemerintah adalah abdi negara dan menjadi pelayan masyarakat. Berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dalam segala tindakan dan perbuatan. Masih banyak masyarakat yang mengharap untuk dapat menjadi aparat pemerintah. Mari kita bersama membangun bangsa dan negeri tercinta Republik Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANTUN UNTUK ACARA PERKAWINAN ADAT MELAYU

PANTUN TEPUNG TAWAR

MIE REBUS, MIE KUAH ATAU MIE LENDIR