PEJABAT POSTER

Kadang-kadang geli juga hati lihat banyak poster, spanduk bahkan yang terbesar seperti baliho yang dipajang supaya orang bisa tahu bahwa disini sedang diadakan ini, kegiatan ini ataupun acara ini. Dimana letak kegelian yang saya maksudkan ?? Kalau dilihat, maka bisa dikatakan dari setiap pemberitahuan yang disampaikan selalu terselip pejabat penting. Yang kadang malah foto sang pejabat lebih besar dari kegiatan/acara yang di lakukan.


Sebenarnya apa maksud dan tujuan sang pejabat di pajang dalam spanduk/baliho tersebut ?? Apakah untuk memberitahu bahwa pejabat tersebut telah membangun bangsa atau memberikan aliran dana daerah supaya cepat keluar ?? Dan terkadang gambar sang pejabat menutupi makna atau tema dari kegiatan yang diselenggarakan hilang. Seharusnya sang design merancang bahwa kegiatan yang dilakukan adalah untuk ini, dan hasilnya adalah ini, bukan gambar pejabat-pejabat yang dipajang atau sang design memang tidak mempunyai kreatifitas membuat yang lebih baik. Dan sang pejabat pun tampak tenang-tenang, atau mungkin senang dan bangga, bahwa dirinya dipajang, sehingga dapat dikenal orang. Dan orang pun tahu bahwa sang pejabat terlibat dalam acara tersebut.

Namun perlu disadari bahwa pejabat terlibat pun hanya sebentar, datang, kasih sambutan, buka acara, terus pulang, untuk tutup acara kadang-kadang datang, kadang-kadang tidak, tapi lebih banyak tidak datangnya. Entah tahu atau tidak pelaksanaan acara/kegiatan tersebut amburadul atau tidak. Sang pejabat berpikir, acara ini sudah diserahkan kepada bawahannya, sang bawahan pun mengambil hati dengan memajang foto sang pejabat, mungkin dengan harapan, sang pejabat bangga, dan akhirnya dapat mempertahankan kedudukan, atau pindah ke jabatan yang lebih penting. Kalau dipikir-pikir narsis apa tidak sang pejabat ?? membiarkan dirinya selalu di pajang, apa yang ada dalam pikirannya melihat gambar diri sendiri, apa kata hatinya. Dan yang diharapkan sang pejabat bertindak sesuai aturan, tidak korupsi dan kolusi. Tidak Nepotisme ?? masih diragukan. Jadi berpikirlah sang pejabat apakah layak atau tidak dirinya di pajang sehingga tidak digelar Pejabat Poster.

2 komentar:

  1. Bro itu bukan pejabat namanya..Tapi "PENGEMIS" elit yang meminta2 dipinggir jalan. Tak ada Beda dengan pengemis sungguhan. Toh sama2 meminta2 dipinggir jalan kan..hee..hee

    yans
    http://jablai.bloggerbatam.com

    BalasHapus
  2. yaa....bener juga...hahaha....

    BalasHapus

Tinggalkan Jejak

 

Pengunjung

Ikut Donk......

Tukaran link ....



Silahkan Copy Kode Dibawah Gambar Untuk Tukar Link


Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Bintan Island Blogger Community

Tg.Pinang--Kepulauan Riau