PAUD ANGGREK SEKUNI

Di tahun 2008, Kelurahan Teluk Sekuni mendirikan sekolah anak usia dini yang diberi nama PAUD Anggrek, tepat berdirinya pada tanggal 1 April 2008. Lokasi belajar pertama kali adalah dengan menumpang di di samping kantor Kelurahan Teluk Sekuni. Awal berdiri, PAUD Anggrek sudah memiliki siswa sebanyak 45 orang. Kemudian PAUD Anggrek ini berpindah ke Gedung P3DK yang terletak di depan Kantor Lurah.
Pada tahun 2011, Kelurahan Teluk Sekuni mengajukan Program PNPM-MPd untuk pembangunan Gedung PAUD dan mendapatkan prioritas dan ditetapkan mendapatkan bantuan dana PNPM-PMd untuk Kegiatan Pembangunan Gedung PAUD.

Dan pada tahun 2012, Gedung PAUD sudah dapat ditempati oleh para murid-murid dan guru, dengan penuh haru dan senang hati para pengajar yang berjumlah 6 orang, merasakan bahwa program PNPM-MPd sangat membantu.

Proses belajar mengajar di PAUD Anggrek dari Hari Senin sampai dengan hari Jum’at, dan dengan total 15 jam perminggu. Disela-sela mengajar, ketika ditanya tentang apa tanggapan atas Program PNPM-MPd, Kepala Sekolah PAUD Anggrek Leni Suviani menjawab ‘alhamdulillah dengan adanya program PNPM-MPd kami bisa memiliki bangunan yang sangat bagus, kami sangat bersyukur dan berterima kasih sekali.

Ketika ditanya kembali apa harapan akan Program PNPM-MPd ini untuk masa hadapan, dengan penuh harapan Ibu Leni berkata ‘semoga PNPM-MPd ini tetap berlangsung terus menerus dan kelurahan kami mendapat perhatian dimasa mendatang.

PAUD Anggrek ini sepenuhnya menjadi tanggungjawab Kelurahan, dan sebagai Tim Pemelihara ditunjuk Ibu Leni sebagai Ketua. Disinggung tentang bagaimana pemeliharaan gedung ini karena PNPM-MPd tidak memberikan bantuan lagi, dengan senyum manisnya Ibu Leni menjawab bahwa untuk pemeliharaan selain dari bantuan Kelurahan juga diambil dari iuran para siswa-siswi yang belajar di PAUD ini.

Gedung PAUD yang dibangun ini juga merupakan salah satu gedung PAUD yang terbaik yang ada di Kecamatan Tambelan. Sampai saat ini jumlah siswa sejak didirikan tidak mengalami penurunan. Saat ini jumlah siswa sebanyak 50 orang.

Akhir pertemuan singkat dengan Ibu Leni ini, terbersit sedikit harapan semoga PNPM-MPd ini jangan sampai berhenti karena benar-benar membantu masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANTUN UNTUK ACARA PERKAWINAN ADAT MELAYU

PANTUN TEPUNG TAWAR

MIE REBUS, MIE KUAH ATAU MIE LENDIR